السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ  بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ, جَعَلَ الْأَرْضَ قَرَارًا وَأَحَاطَهَا بِسَبْعِ سَمَوَاتٍ, خَلَقَ الْحَيَاةَ لِيَبْلُوَنَا وَكَتَبَ عَلَيْنَا الْمَمَاتَ, نَحْمَدُهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى حَمْدًا يَلِيْقُ بِجَلَالِ الَّذَّاتِ وَكَمَالِ الصِّفَاتِ, وَنَعُوْذُ بِنُوْرِ وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ مِنَ السَّيِّئَاتِ والْهَفَوَاتِ, ونسأله من نوره نورًا نَنْجُوْ بِهِ مِنَ الْعَثَرَاتِ وَحَالِكِ الظُّلُمَاتِ.

وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهَ ذُوْ الْعَرْشِ رَفِيْعُ الدَّرَجَاتِ, الْمُنَزَّهُ الذَّاتِ عَنِ الْاِخْتِصَاصِ بِالْجِهَاتِ, وَلَا تَخْتَلِفُ عَلَيْهِ اللُّغَاتُ، وَلَا تَحْجُبُ رُؤْيَتَهُ الظُّلُمَاتُ, عليٌّ كَبِيْرٌ لَا تَضُرُّهُ الْمَعَاصِي وَلَا تَنْفَعَهُ الطَّاعَاتُ.

وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمَعْصُوْمُ مِنْ كُلِّ الشَّهَوَاتِ, اَلْمُبَرَّأُ مِنَ الْهَوَى وَالْمُنَزَّهُ عَنِ النَّزَغَاتِ وَالْخَطَرَاتِ, مِغْلَاقُ الشُّرُوْرِ كُلِّهَا وَمِفْتَاحُ جِمَاعِ الْخَيْرَاتِ, شَمْسِ الدُّجَى وَقَمَرِ اللَّيَالِي الْحَالِكَاتِ

اَلْعَظِيْمِ خَلْقِهِ،  وَبِخَلْقِهِ يَتَجَسَّدُ التَّنْزِيْلُ وَمُحْكَمُ الآيَاتِ

اللهم صلِّ وسلِّم وبارك على سيدنا محمد وعلي آله وصحبه ومن تبعه إلي يوم المَعَادِ

وَهُوَ صَلَّ اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكْمَلُ الْمَخْلُوْقَاتِ, عَدَدَ مَا فِي الْكَوْنِ مِنَ المَعْلُوْمَاتِ،  وَمِدَادَ مَا خَطَّهُ الْقَلَمُ مِنْ كَلِمَاتِ, مَا دَامَتِ الْكَوَاكِبُ فِي أَفْلَاكِهَا وَالنُّجُوْمُ سَابِحَاتِ

وقد قال الله تعالى في كتابه الكريم

أعوذ بالله … بسم الله : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا

Jamaah Shalat Jum`at yang dimuliakan oleh Allah SWT.

Di hari yang mulia ini, dan ditempat yang baik ini, marilah kita bersama bersyukur ke hadirat Allah SWT atas segala nikmat dan karunianya, terutama nikmat iman, islam, dan sehat wal `afiat, ungkapkan selalu rasa syukur kita kepada Allah SWT dengan alhamdulillah, karena kata Nabi sebaik-baik du`a adalah alhamdulillah.

Shalawat dan salam senantiasa kita ucapkan keharibaan Nabi Muhammad SAW, Nabi yang Allah utus untuk menerangi dunia dengan cahaya Islam yang Rahmatan Lil `Alamin. Rahmat bagi seluruh alam, tua muda, besar kecil, kaya miskin, rakyat pejabat, karyawan dan pimpinan, tumbuhan dan hewan, muslim dan non muslim.

Pertama-tama Khatib ingin berwasiat khusunya kepada diri sendiri dan jamaah sekalian untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, karena tiada cara menuju jalan keselamatan di dunia dan akhirat kecuali dengan Iman dan Taqwa.

Sebagaimana arti ayat di atas, Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, Al-Ahzab 70.

Ma`asyiral muslimn rahimakumullah,

Mengawali tahun yang baru ini, 2018, marilah kita bersyukur, lagi-lagi bersyukur, dan terus bersyukur, atas nikmat panjang umur yang Allah berikan kepada kita, dan marilah kita isi sisa-sisa hidup kita dengan ketaaatan kepada Allah SWT, karena berapa banyak, keluarga kita, saudara kita, rekan kerja kita yang Allah panggil menghadap-Nya di 2017 lalu.

Jika seandainya usia kita mentok dan berujung di 2018 ini kita bisa membawa bekal yang cukup menuju negeri Akhirat, kembali menghadap Allah SWT. Layaknya orang yang merantau atau pergi dinas, tak selamanya kita menetap didunia ini, ada waktu-waktu kita untuk pulang kampung ke negeri Akhirat.

Maasyiral muslimin rahimakumullah.

Banyak ajakan dan seruan untuk membuat perubahan di 2018 ini, dengan berbagai macam tagline dan hastag resolusi 2018 di twitter, instagram, facebook, dan berbagai sosial media sangat beragam. Antara lain seperti Makan lebih sehat, Lebih rajin olahraga, Berhemat. Menjaga diri dengan baik (contohnya cukup tidur), Makan Buah, beli rumah, beli mobil, beli ini itu, ganti hp terbaru, dsb.

Namun kita lupa bahwa kita akan kembali ke akhirat tidak membawa itu semua, resolusi yang kita upayakan dengan hampir seluruh tenaga dan keringat untuk mencapainya, ternyata itu semua tak lagi bersama kita saat kita meninggal, tak lagi bersama kita saat kita masuk liang kubur, tak lagi bersama kita saat kita dipendam di tanah.

semua resolusi itu umumnya hanya berdampak pada diri sendiri dan hanya seputar keduniaan, masih sedikiti orang muslim yang memiliki resolusi 2018 dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah, Shalat Berjamaah misalnya, Tambah Shalat Sunnahnya seperti Dhuha dipagi hari dan Witir sebelum tidur, Tambah Puasa sunah, atau lebih berAkhlaq.

Dalam kesempatan ini, mari kita niat ber i`tikad bahwa resolusi 2018 ini adalah lebih berakhlaq. Kenapa lebih berakhlaq di dunia nyata dan di dunia maya, kenapa harus lebih berakhlaq, karena 2018 dan 2019 adalah tahun politik yang mungkin memancing amarah kita dalam berkata-kata, mungkin mencaci, ghibah, menyebar fitnah, berita bohong atau hoax, dsb.

Karena telah kita ketahui semua, krisis yang menimpa saudara kita di suriah, sehingga perang saudara hingga saat ini adalah media, di media siapapun bisa berkata, siapapun bisa menarik kesimpulan, siapapun bisa berpendapat, siapapun bisa menjadi Profesor disemua bidang.

Allah SWT mengingatkan kita dalam Al-Qur`an surah Al-An`am ayat 108 untuk tetap menjaga lidah terutama dari mencaci, mencela orang yang tak sefaham dan sepemikiran dgn kita, orang yang tak seagama dengan kita.

وَلَا تَسُبُّوا الَّذِينَ يَدْعُونَ مِن دُونِ اللَّـهِ فَيَسُبُّوا اللَّـهَ عَدْوًا بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ كَذَٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ أُمَّةٍ عَمَلَهُمْ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِم مَّرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُم بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ ﴿١٠٨﴾

Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.

 

Biar lah mereka melakukan apa yang mereka yakini, kewajiban kita hanyalah berdakwah, mengajak bukan memaksa, jika mereka tidak mau jangan dihina. Jika kita dihina tetaplah sabar jangan membalas degan hinaan lagi.

 

Karena Nabi Muhamamd SAW tak pernah membalas hinaan, cacian, umpatan orang kafir quraisy dengan hinaan yang serupa. Bukankah telah sampai kepada kita hadits tentang begitu luhur dan mulianya akhlaq Nabi, beliau di hina dibalash dengan hadiah, disakiti namun dibalas dengan menyayangi, ditimpuki batu dibalass dengan doa.

 

Cercaan Muhammad gila, muhammad bodoh, muhammad tukang sihir, sedikit pun tak membuat nabi marah.

 

Ma`asyiral muslimin yang dimuliakan Allah

 

Sedang viral ditengah kita video-video pelawak yang menyinggung hal-hal agama dalam lawakan mereka, jika kita renungkan mungkin apa yang terjadi sekarang ini adalah efek karena salah satu atau beberapa saudara kita dahulu juga ada yang menghina, mencaci, dan menjadikan becandaan agama mereka, tokoh yang mereka idolakan, sehingga mereka juga berbalik demikian.

 

Allah SWT sudah menginfokan kepada kita bahwa mereka menanggap baik apa yang mereka lakukan ۗ كَذَٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ أُمَّةٍ عَمَلَهُمْ Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka.

 

Sebagaimana ayat yg diatas, jangan lah kita menghina, jangan lah kita mencibir, dan bersabarlah dan terus bersabar, sebagaimana kutipan hadits

“إِنَّكُمْ سَتَلْقَوْنَ بَعْدِي أَثَرَةً فاصْبِرُوا حَتَّى تَلقَوْنِي علَى الْحوْضِ

 

Sepeninggalku nanti, akan kalian jumpai sikap-sikap utsrah (individualis, egoism, orang yang mementingkan dirinya sendiri). Maka itu bersabarlah kalian hingga kalian berjumpa denganku di telaga al-Haudl (di surga).

 

Akan banyak orang-orang yang أَثَرَةً  (individualis, egoism, orang yang mementingkan dirinya sendiri). Bersabarlah kita dalam mengajaknya ke jalan yang ma`ruf, yang benar yang lurus, shiratal mustaqim, dan berasabar jika kita diihina, dicaci, dimaki, di hujjat, di bully, dsb

 

Ma`asyiral muslimin rahimakumullah

Majelis Ulama Indonesia membuat fatwa No 24 tahun 2017 tentang muamalah di dunia maya, salah satu isi fatwanya sebagai berikut.

Dalam bermuamalah dengan sesama, baik di dalam kehidupan riil, maupun media sosial, setiap muslim wajib mendasarkan pada, keimanan dan ketakwaan, kebajikan (mu‟asyarah bil ma‟ruf), persaudaraan (ukhuwwah), saling wasiat akan kebenaran (al-haqq), serta mengajak pada kebaikan (al-amr bi al-ma‟ruf) dan mencegah kemunkaran (al-nahyu „an al-munkar).

Cara memastikan kemanfaatan konten/informasi antara lain dengan

jalan sebagai berikut:

  1. bisa mendorong kepada kebaikan (al-birr) dan ketakwaan (altaqwa).
  2. bisa mempererat persaudaraan (ukhuwwah) dan cinta kasih (mahabbah)
  3. bisa menambah ilmu pengetahuan
  4. bisa mendorong untuk melakukan ajaran Islam dengan menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi laranganNya.
  5. tidak melahirkan kebencian (al-baghdla‟) dan permusuhan (al-„adawah).

Janganlah kita terpancing dengan berita yang tidak jelas penulisnya, tidak jelas redakturnya, tak tidak tahu asal-usulnya. Jangan kita mau di adu domba, dengan sesama ummat islam, di adu domba sesama warga negara indonesia, dan dipecah belah untuk saling membenci sesama manusia,

Ukhuwah Islamiyah persaudaraan sesama muslim, ukhuwah wathoniyah persaudaraan sesama rakyat indonesia, dan ukhuwah insaniyah persaudaraan sesama ummat manusia.

Islam yang dibawa Nabi menanamkan cinta, damai, jangan sampai istilah cinta dan damai, atau cinta damai diambil alih oleh non muslim,

 

 Ta`awudz dan Bismillah

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ [٣:١٥٩]

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِي وَاِيِّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلَ الله مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَاالسَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أقُوْلُ قَوْلِي هَذا وَأسْتَغْفِرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ لَيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Khutbah kedua

اَلْحَمْدُ للهِ حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا أَمَرَ وَأَشْهَدُ أن لاإله إلا الله وحده لاشريك له إِرْغَاما لمن جهد به و كفر, وأشهد أن سيدنا محمدا عبده ورسوله سيد الخلائق والبشرِ , اللهم صل وسلم وبارك علي سيدنا محمد وعلي آله و أصحابه  مَصَابِيْحِ الغُرَرِ,  عباد الله!

 اتقوا الله  تعالي مِنْ سِمَاعٍ اللَّغْوِ وَفُضُوْلِ الْخَبَرِ , وانتهوا عَمَّا نَهَاكم عنهُ وَزَجَرَ, واعلموا أن الله تعالي أمركم بأمر بَدَءَ فيه بنفسه, وثنّي بملائكته المُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ , وثلَّث بكم أَيُّها المؤمنون من برية جِنِّهِ وَ إِنْسِهِ, وقال تعالي مخبرا عليما  إن الله و ملائكته يصلون علي النبي  يا أيها الذين آمنوا صلوا عليه وسلموا  تسليما,  اللهم صل علي سيدنا محمد وعلي آل سيدنا محمد, وارضَ الله عن  أربعة الخلفاءِ الراشدين, ابي بكر و عمرَ و عثمان و علي و علي بقيةِ الصحابة والتابعين , وتابع التابعين ومن تبعهم بإحسان إلي يوم الدين  و أنا معهم برحمتك يا أرحم الراحمين , اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات, والمؤمنين والمؤمنات الأحياء منهم والأموات إنك سميع قريب مجيب الدعوات ياقاضي الحاجات, اللهم انصر الإسلام والمسلمين, واخذل من  خذل المسلمين, اللهم ادفع عنا البلاءَ والوباءَ والفخشاء والمنكر والمحن والفتن من بَلَدِنَا هذا خاصة و من بلدان المسلمين عامة, رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا , اللهم بارك لنا في أزواجنا وزرياتنا ولا تضرهم ووفقهم لطاعتك وارزقنا بالر هم, رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ, رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ, عباد الله  إن الله يأمر  كم بالعدل والإحسان و إيتاء ذي القربى وينهي عن الفخشاء والمنكر  والبغي يعظكم لعلكم  تذكرون , فاذكروا الله العظيم يذكركم واشكروه علي نعمه يزدكم فاسألوه من فضله يعطكم ولذكر الله أكبر, وَاللَّـهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ, أقم الصلاة

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here